Sabtu, 25 Mei 2013

Kak Sandi jentit

Kemah Akhir Tahun

Asyiknya kemah akhir tahun......knp ?

Rabu, 08 Mei 2013

SAKA TARUNA BUMI JOMBANG DUKUNG PEDA KTNA JATIM 2013



Seolah tidak lepas dari program Dinas Pertanian, Saka Taruna Bumi Kab. Jombang terus mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka ikut serta membangun masyarakat. Sesuai dengan Trisatya/ Janji Pramuka tentunya. Masyarakat Jombang khususnya dimana sebagian besar penduduknya menggantungkan hidupnya di bidang pertanian, menjadikan pembangunan pertanian sebagai prioritas. Hal ini tentunya perlu dukungan semua pihak tidak terkecuali Pramuka Saka Taruna Bumi selaku satuan karya yang menggeluti bidang pertanian.

Meskipun dengan anggota yang masih relative sedikit, eksistensi organisasi kepanduan binaan instansi dibawah naungan kementerian pertanian ini tetap nampak. Memang masih sulit saat ini menumbuhkan minat para pelajar untuk belajar bidang pertanian. Gambaran mereka, pertanian adalah cangkul, kotor-kotor dan panas. Ketika mereka telah terbuka wawasannya dengan mengetahui betapa besarnya potensi kita dan begitu luas bidang pertanian dalam konteks agribisnis, membawa mereka pada tingkat kepedulian pada petani yang tinggi.

Hal ini ditunjukkan dengan tingginya partisipasi aktif para anggota Saka Taruna Bumi untuk ikut serta menyukseskan PEDA KTNA Jatim 2013 di Jombang pada tanggal 22-26 April 2013. Dengan ikhlas mereka membantu setiap proses pelaksanaan kegiatan PEDA dengan semangat. Begitulah cerminan semangat Pemuda-pemudi yang peduli pada bangsa dan negaranya. Andai eksistensi seluruh pemuda khususnya pramuka Saka Taruna Bumi bisa berjalan dengan baik, niscaya pembangunan pertanian akan berjalan dengan lebih baik lagi. Ungkap P. Rudi Priono selaku Pembina Saka Taruna Bumi Kab. Jombang.

Selanjutnya, P. Teguh Sukma Murti selaku Pembina Saka Taruna Bumi di Kecamatan Mojoagung yang juga Guru Ekstrakurikuler kepramukaan SMAN Mojoagung, pembinaan akan terus dilakukan baik secara rutin pertemuan dalam latihan, maupun peran serta aktif dalam setiap kegiatan. Sebelumnya, Taruna Bumi juga berperan aktif dalam kegiatan penyuluhan melalui siaran radio talkshow interaktif, pameran pertanian dan penyuluhan lapang. Mereka mensosialisasikan kegiatan yang dilakukan sekaligus ikut memberikan penyuluhan pada masyarakat tentang teknologi pertanian.

Selasa, 15 Januari 2013

Pramuka SMP Negeri 1 Sumobito

Juara III di Penggalang Aksi II di SMAN 3 Jombang

Minggu, 02 Oktober 2011

Rabu, 03 Agustus 2011

Catatan Prestasi seorang R.Khairunnisa ( peserta jambore dunia 2011 )


(img:260307587312955)
BIODATA (CURRICULUM VITAE)

Nama Lengkap : R. Khairunnisa Thifal Nabila
Nama Panggilan : Icha/ Nisa
TTL : Bogor, 4 Desember 1996
Alamat : Jl. Cilendek No.76 Kelurahan Cilendek Barat, Kota Bogor
No. Telepon : (0251) 8316837/ 082113972107
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Golongan Darah : O
Nama Ayah : H. R. Kosasih Saputra, SH, MBA
Pekerjaan Ayah : Swasta
Nama Ibu : Dr. Riny Kusumawati, SP, MM
Pekerjaan Ibu : PNS (Bappeda Kabupaten Bogor)
Hobi : Pramuka

(img:260307800646267)
Kepramukaan :
Siaga di Gudep (Mula-Bantu-Tata) Penggalang di Gudep 05022 (Ramu-Rakit-Terap) Penegak di Gudep 06170 (Bantara) Pendidikan :
TK Bina Insani Bogor 2000-2002 SD Bina Insani Bogor 2002-2007 SMP Negeri 1 Bogor 2007-2010 SMA Negeri 6 Bogor 2010-sekarang (Kelas XI IPA) (img:260308040646243)
Prestasi :
Juara III Lomba Cerdas Cermat MIPA & Agama di SD Bina Insani Bogor (2005) Juara 1 PILDABI di SMP Bina Insani Bogor (2006) Juara 1 LT II Kwarran Tanah Sareal (2006) Juara 1 LT III Kwarcab Kota Bogor di Lapangan Poncol, Rancamaya (2007) Peraih Nilai TIK Tertinggi di SD Bina Insani Bogor (2007) Juara II Paduan Suara Tingkat Penggalang Kota Bogor (2008) 10 Besar Terbaik dalam Gladian Pemimpin Regu (Dianpinru) Kota Bogor (2010) 10 Besar Finalis Mojang Jajaka Kabupaten Bogor 2010 (2010) Mojang Intelegensi Kabupaten Bogor 2010 (2010) 10. Peserta pada 22nd Australian Scout Jamboree di Cataract Scout Park, (2010)
NSW, Sydney
11. Peserta pada 3rd ASEAN Scout Jamboree di Sarimbun Scout Camp, (2010)
Singapore
12. Mojang Remaja Pinilih Wakil II Kabupaten Bogor 2011 (2011)
13. Juara 1 Lomba Napak Tilas dalam rangka HJB-529 (2011)
14. Juara Umum dan Siswa Terbaik SMA Negeri 6 Bogor di Kelas X (2011)
15. Peserta pada 22nd World Scout Jamboree di Swedia (2011)
Kemampuan Bahasa : Bahasa Inggris, Bahasa Perancis, Bahasa Jerman

Selasa, 02 Agustus 2011

Pramuka Jangan Diwajibkan

Perkembangnya pendidikan pramuka di seluruh dunia utamanya karena ada kesukarelaan. Karena itu, pendidikan pramuka jangan diwajibkan bagi semua anak-anak sekolah karena hasilnya tidak maksimal.


Pramuka itu dasarnya adalah kesukarelaan. Memang tidak semua anak harus jadi Pramuka. Tetapi semangat kepramukaan harus ada dalam diri setiap anak.
-- Azrul Azwar

Hal itu dikatakan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Azrul Azwar di sela-sela kunjungan ke lokasi perkemahan kontingen Indonesia di Jambore Pramuka Dunia yang berlokasi di Bumi Perkemahan Rinkaby, Kristianstad, Kamis (29/7/2011).

Sebanyak 133 anggota pramuka Indonesia berusia 14-18 tahun ikut ambil bagian dalam jambore pramuka dunia ke-22 yang berlangsung hingga 7 Agustus mendatang.

"Pendidikan pramuka bagi anak-anak sekolah itu jangan wajib atau dipaksakan bagi semua anak. Kebijakan seperti ini yang membuat pendidikan Pramuka di sekolah gagal. Sebab, Pramuka itu dasarnya adalah kesukarelaan. Memang tidak semua anak harus jadi Pramuka. Tetapi semangat kepramukaan harus ada dalam diri setiap anak," kata Azrul.

Menurut Azrul, pembenahan utama untuk menghidupkan dan mengembangkan pendidikan pramuka dengan memperbaiki gugus depan di sekolah-sekolah. Pembina pramuka benar-benar dibekali dengan kemampuan dan kreativitas menyelenggarakan pendidikan pramuka yang menyenangkan dan menanamkan nilai-nilai serta keterampilan hidup.

Azrul mengungkapkan upaya-upaya untuk memperkuat gerakan pramuka di Indonesia, terutama di sekolah-sekolah. Pembina pramuka akan dilatih secara intensif dan mendapat sertifikasi yang diperbaharui lima tahun sekali.

Selain itu, perlu pengorganisasian yang kuat pada gugus depan di sekolah serta pemberian alat-alat Pramuka. Komite sekolah dan orang tua juga perlu dilibatkan untuk sama-sama memahami pentingnya pendidikan Pramuka untuk emmbentuk generasi muda Indonesia yang mandiri, cinta damai, dan melakukan kebaikan-kebaikan bagi sesama.

Hal lain yang penting, kata Azrul, dukungan pendanaan pendidikan Pramuka di sekolah diharpkan bisa juga diambil dari dana bantuan operasional sekolah. Pendidikan pramuka mesti dijalankan dengan tujuan yang murni, bukan karena adanya proyek nasional pendidikan karakter semata yang saat ini digandrungi pemerintah.

Azrul menekankan supaya gerakan pramuka Indonesia dijauhkan dari intervensi politik untuk kepentingan sesaat. Sebab, kepramukaan yang sejati sesungguhnya dapat membentuk karakter yang luar biasa dalam diri tiap individu. (Ester Lince Napitupulu, wartawati KOMPAS melaporkan dari Kristianstad, Swedia)